Rumahku Hampir Terbakar

Tengah malam, sepulang kerja, sesampai di rumah; bukan main terperanjatnya aku. Ketika pintu rumah di buka dan masuk satu langkah, ada bau yang tidak sedap. Dari dalam tercium bau gas.  Hidungku mulai kembang-kempis, mengendus-endus sumbernya dari mana? Sesaat kucoba keluar lagi, ternyata masih bau, kemudian mencoba mundur agak menjauh dari pintu, baunya pun berkurang. Kuputuskan untuk maju lagi dan masuk ke rumah, baunya semakin menyengat. Semakin ke dalam, semakin terasa dan sesampai di dapur baunya nggak ketolongan, menyesakan dada. Continue reading “Rumahku Hampir Terbakar”