Izin Dinas Luar

Insya Allah mulai Mei 2012 ini, saya akan melaksanakan dinas luar dan tidak akan melakukan sidik jari lagi setiap pagi. Dan aku juga tidak akan lihat lagi Pak Salim yang setiap pagi di meja sekuriti mengisi TTS angka-angka, yang udah kayak agen rahasia Israil, Mossad yang menerima tugas melalui sandi-sandi lewat TTS koran yang terbit tiap pagi.

Perangai Pak Salim ini tentu sangat jauh berbeda dengan Herman yang pendiam dan Budi yang agresif. Apalagi bila dibandingkan dengan senyum ustad Yazid, semuanya jadi lewat daaah.

“Maaf Pak Tono dan Acih, aku juga nggak mau tandatangan absen yang di titip di sekuriti itu, meskipun sidik jariku jarang pernah dinyatakan gagal oleh mesin itu. sehingga aku tidak perlu cuci jari dulu seperti yang sering dilakukan dr. Yeni dan Peni (hehehehe: jangan tersinggung yaa).” Sebenarnya sih aku agak sebel juga dengan tuh mesin, ia tidak pernah mendoain “Pak Maifil Sukses!” yang di doain selalu si “Verifikasi, Sukses!” Continue reading “Izin Dinas Luar”