21 September iPhone 5 Mungkin Diluncurkan

Berkemungkinan sekitar tanggal 21 September – 30 September, iPhone 5 akan diluncurkan. Banyak pengamat teknologi selular yakin akan hal itu, bahkan FedEx, perusahaan kurir raksasa di Amerika terlihat ikut sibuk mempersiapkan diri kalau-kalau terjadi “lonjakan volume” untuk pengiriman antara 21 September dan 24 September.

Bahkan, kelas pelatihan karyawan FedEx ditunda untuk sementara, karena semua karyawan dibutuhkan untuk mengemas kiriman agar iPhone baru itu segera sampai di rak-rak ritel. Blog Gadget Geeky mengklaim bahwa 21 September adalah tanggal rilis pasti dari iPhone 5 untuk wialayah AS, Inggris dan beberapa negara lainnya. Namun Selasa depan, Apple telah merencanakan untuk mengenalkan iPhone 5 kepada wartawan, Selasa depan di Yerba Buena Center, San Francisco. Continue reading “21 September iPhone 5 Mungkin Diluncurkan”

Laporkan SMS Penipuan Lewat SMS

Siang ini; matahari  sangat terik, kehausan, kelaparan, tanggung bulan dan kampung halaman sudah memanggil-manggil untuk lebaran, THR masih gelap.

Ahaaay, ada aja yang iseng ngirim SMS  berisi : Selamat! Anda mendapat hadiah U/Rp75 jt dr, TELKOMSEL Poin diundi tadi malam di ANTV Info hub: ir. H. Purwanto 085-22234438. Pengirim +777 (tapi yang masuk ke HP nomor 082332631352) Continue reading “Laporkan SMS Penipuan Lewat SMS”

Malangnya Kota Malang

Kota Malang berhawa sedang, dulu terkenal sebagai kota dingin di Jawa Timur. Malang terletak pada ketinggian antara 429 – 667 meter di atas permukaan air laut. 112,06° – 112,07° Bujur Timur dan 7,06° – 8,02° Lintang Selatan, dengan dikelilingi gunung-gunung : Gunung Arjuno di sebelah Utara, Gunung Semeru di sebelah Timur, Gunung Kawi dan Panderman di sebelah Barat, Gunung Kelud di sebelah Selatan

Jumlah penduduk Kota Malang 820.243 (2010), dengan tingkat pertumbuhan 3,9% per tahun. Sebagian besar penduduk Kota Malang adalah suku Jawa, serta sejumlah suku-suku minoritas seperti Madura, Arab, dan Tionghoa. Agama mayoritas adalah Islam, diikuti dengan Kristen Protestan, Katolik, Hindu, Buddha, dan Kong Hu Chu. Continue reading “Malangnya Kota Malang”

Public Relation for Smart Fundraising

Ada sebuah berita buruk, berita itu berkembang dan mengalir sendirinya. Bahkan dengan cepat menduplikasi diri serta membias di tengah masyarakat. Media massa (online, offline) terkadang menangkap berita itu sebagai berita yang layak jual, dengan segala cara penggalian dan pengembangannya. Jadilah ia  “Bad News is Good News”.

Misal, konversi minyak tanah ke gas. Ini sebenarnya berita baik, tapi yang terkenal dari program ini justru berita buruknya. Karena berita buruk menjalar dengan sendirinya. Akhirnya, ketika mendengar konversi minyak tanah ke gas yang lebih akrab bagi masyarakat adalah; ledakkannya, korban nyawa, korban harta dan malah menyudutkan pemerintah yang mempunyai niat baik dalam program ini.

Berita baik yang ada dalam program ini tidak mengalir sendirinya. Sebuah kehematan, praktis dan ekonomisnya pemakaian gas,  tidak dengan serta merta terbentuk dalam image konsumen. Untuk meyakinkan berita baik dari manfaat konversi ini, dibutuhkan usaha keras dan harus menyiapkan tools komunikasi yang pas. Masyarakat memerlukan edukasi agar memahami kebaikan dari program konversi itu. Continue reading “Public Relation for Smart Fundraising”

Izin Dinas Luar

Insya Allah mulai Mei 2012 ini, saya akan melaksanakan dinas luar dan tidak akan melakukan sidik jari lagi setiap pagi. Dan aku juga tidak akan lihat lagi Pak Salim yang setiap pagi di meja sekuriti mengisi TTS angka-angka, yang udah kayak agen rahasia Israil, Mossad yang menerima tugas melalui sandi-sandi lewat TTS koran yang terbit tiap pagi.

Perangai Pak Salim ini tentu sangat jauh berbeda dengan Herman yang pendiam dan Budi yang agresif. Apalagi bila dibandingkan dengan senyum ustad Yazid, semuanya jadi lewat daaah.

“Maaf Pak Tono dan Acih, aku juga nggak mau tandatangan absen yang di titip di sekuriti itu, meskipun sidik jariku jarang pernah dinyatakan gagal oleh mesin itu. sehingga aku tidak perlu cuci jari dulu seperti yang sering dilakukan dr. Yeni dan Peni (hehehehe: jangan tersinggung yaa).” Sebenarnya sih aku agak sebel juga dengan tuh mesin, ia tidak pernah mendoain “Pak Maifil Sukses!” yang di doain selalu si “Verifikasi, Sukses!” Continue reading “Izin Dinas Luar”

2 Kabar Duka di Hari Raya

Ada dua kabar duka yang merusak bahagia saat orang raya. Pertama, tragedi di depan istana.
Kedua, penusukan pada pendeta dan jamaatnya.

Baiklah kita bicara tentang tragedi di istana, Allah menghadirkan potret kemiskinan yg sesungguhnya ke depan mata kepala negara. Biar dia tahu kondisi Indonesia yang sesungguhnya. Macam mana negara akan berwibawa di mata negara tetangga karena mengurusi warganya saja tidak becus adanya. Masa harus kehilangan nyawa hanya mendapat salam dan isinya dari kepala negara. Dari peristiwa ini, besar ternyata kerja yang harus dilakukan negara terhadap warganya.

Mari kita bicara pula pada kasus penusukan pendeta. Kasus yang merobek-robek rasa kasih dan cinta sesama warga. Kasus yang tidak titik temu sejak lama. Meski 500 polisi berjaga, tapi kejadian terjadi jauh sebelum adanya penjaga. Sudah jelas ada masalah kenapa harus pula pawai di jalan sana, seakan melihatkan unjuk rasa dan perlawanan yang ada. Pemerintah yang tahu kasus ini dari semula lamban pula adanya menyelesaikan sampai ke akarnya.

Ini adalah duka bersama, hendaknya cepat dituntaskan secara seksama. Jangan ada lagi kekerasan apakah lagi sampai kehilangan nyawa.

Mengajak Blogger Home Care

Badannya kurus, kulitnya mulai hitam dan mengering, matanya buta sejak usianya sebelas tahun, badannya mati sebelah, kedua kakinya mengecil, nafsu makannya berkurang, belakangan ini dia tak tahan lagi menahan rasa sakit yang begitu hebat, bahkan darah kerapkali keluar dari pori-pori kepalanya. Ibundanya, Iriyani setia menemani gadis belia ini selama 14 tahun dia didera sakit. Adalah Nurul, yang punya nama lengkap Nurul Hikmah salah seorang pasien member LKC yang tinggal Jl. Al-Busyro, Rt 04/01, Desa Citayam, Kota Depok ini mengalami sakit berat yang berkepanjangan. Continue reading “Mengajak Blogger Home Care”

Dhuafa Oh Dhuafa

Sedih memang melihat orang-orang dhuafa dan tak berpunya, ketika ia didera musibah seperti sakit misalnya. Sekilas pandang begitu memilukan dan memerihkan melihatnya. Namun tidak bagi mereka sendiri, kesusahan bagi mereka sudah biasa, kepedihan bagi mereka sudah hal yang lumrah. Air mata sudah mengering hanya menggumpal di dada.

Lihatlah ketika ia terkapar dan tak berdaya, mereka kebanyakan pasrah dengan yang diderita, meski rintih demi rintihan mengisi hari-hari mereka tetap bertahan. Kendatipun pemerintah sudah memberikan obat gratisan untuk para kaum papa ini dengan program jaminan kesehatan masyarakat, kebanyakan kaum tak berpunya tetap takut mempergunakannya. Meski pelayanan gratis, tapi ongkos berangkat ke rumah sakit tetap bayar dan di sana tidak tahu bagaimana cara mempergunakan jamkesmas itu. Dan banyak lagi yang ada dibenaknya sehingga membuat ia tidak berani untuk mempergunakan fasilitas itu.

Sampailah ia pada titik parah, di sana mereka mengalah, baru kasak-kusuk cari bantuan sini dan sana. Akhirnya dapat informasi Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) di sini mereka dapat pelayanan dan pendampingan, bahkan bimbingan rohani. Bagi yang masih diridhoi Allah karena penyakitnya, ia tertolong dan sembuh, bahkan ada yang butuh rawatan yang cukup lama, tapi LKC tetap setia.

Karena itu LKC menjadi beruntung adanya para dermawan yang menjadi mitra, sehingga para dhuafa ikut bahagia, terbebas dari penyakit yang mendera. Karena itu mari bersama berbuat sesuatu untuk kaum papa. Mungkin mereka tak akan berterima kasih kepada Anda, tapi Allah akan selalu mencatatnya.

*bravo http://www.lkc.or.id

Mpek-mpek Surga

Ini bukan sembarang dari mpek-mpek. Meski legit, enak, gurih dan nikmat, ia bukan Mpek-mpek biasa, tapi ia berasal dari surga. Ia disajikan dengan kedamaian dan ketulusan. Ia hadir dengan sewadah cinta dan kasih sayang. Jadilah ia mpek-mpek yang sangat istimewa.

Ia mengalahkan rasa mpek-mpek dari racikan siempunya sekalipun. Rasa tak terbilang dan kenikmatannya tak terkatakan. Ia sanggup memejamkan mata ini, dan jauh masuk ke dalam naluri.  Luar biasa bukan?

Itu dia, mpek-mpek ini tak akan terganti dengan setaman bunga, dan segudang aroma kesturi. Karena ia memang berbeda. Terletakpun dalam kemasan yang spesial. Pedasnyapun membuat tobat nan merindu. Ketika terasa pedas terasa tobat untuk menikmati, tapi setelah itu menimbulkan rindu untuk mengenyamnya kembali. Sungguh jeratan rasa yang tak terperikan.

Rasa mpek-mpek ini membuat kita salah tingkah, antara mau bercerita apa tidak. Mau bercerita karena senangnya, mau tidak karena rasanya. Duh, ….:)

*trimakasih sob…