Bertaruh Nyawa Lawan Corona, Menahan Sesak Rindu pada Keluarga

Seorang perawat sebut saja namanya Indah, 23 tahun, menangis terisak di salah satu sudut ruang rumah sakit, ia menyepikan diri untuk membuang seluruh sesak di dada. Hari itu ia merasa senang karena mendapat izin off setelah berhari-hari menjaga pasien PDP Covid19.

Ia berjibaku dan sudah seperti setrikaan bolak-balik dari pasien satu ke pasien lainnya. Ia setia mengikuti anjuran dokter yang didampinginya. Lelah, letih dan gerah sudah tidak terperikan lagi, karena alat pelindung diri yang dipakai sudah seperti pakaian astronot ke luar angkasa, panasnya bukan main.

Belakangan sejak Covid19 merebak, jadwal kerja Indah sudah tidak normal, bahkan yang biasanya diberlakukan shift, sekarang tidak begitu, semua tenaga medis baik dokter dan perawat disiagakan. Indah termasuk perawat yang harus siaga melawan Corona.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.