IMG_1777Pagi-pagi pukul 07 lewat 15 menit, 15 Juli 2013, seorang anak didampingi ibunya sudah nangkring di depan rumah petak no. 35 A RT08/10, Jl. Raya Centex Gang Darmaga, Ciracas, di mana TK Islam Al Daaris beroperasi.

Nampaknya si Anak sangat bersemangat untuk mengikuti hari pertama sekolah di hari itu, meskipun sekolahnya baru dimulai pukul 7.30 menit. Namun ia terlihat sudah tidak sabaran untuk menjadi anak sekolah. Maklum, TK adalah sekolah untuk usia dini, sebuah titik pengalaman baru dari kumpulan titik yang akan membentuk garis kehidupannya. Anak ini jelas benar-benar ingin menggurat garis hidupnya dengan sesuatu yang berarti.

IMG_1780TK Islam Al Daaris, muncul di sebuah rumah petak dari kondisi padatnya lahan di ibukota. Tidak seperti sekolah TK yang lain yang memiliki lahan yang luas untuk bermain di outdoor. TK Islam Al Daaris mensetting arena bermain di indoor dilengkapi arena mandi bola, perosotan, kuda-kudaan, dan rumah terowongan Dora. Belum komplit memang tapi cukuplah agar anak-anak senang bermain.

Tercatat ada 17 orang anak yang positif mengkonfirmasi diri menjadi murid TK Islam Al Daaris, tapi tidak semua anak hadir di hari pertama sekolah. Sebagian mungkin masih menyesuaikan dengan jadwal puasa dam situasi lainnya. Terbukti juga ada yang datang sesudah pelajaran usai.

Anak-anak yang sekolah di TK Islam Al Daaris adalah anak kita semua. Mereka bisa sekolah TK karena dermawan yang membantu mereka untuk sekolah. Sebagian mereka mengurus Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) untuk masuk sekolah. Sebagian lagi diantaranya disubsidi melalui sistem orang tua asuh. Tidak full gratis meski ada orang tua asuh, agar orang tua si anak tetap percaya diri dan ikut berpartisipasi untuk pengembangan TK tersebut. SPP yang dikenakan kepada siswa Rp40.000/bulan, bahkan ini sebagian orang tua masih minta diansur juga dibayar per minggu. Ya… nggak apa-apa memang tujuannya sekolah ini didirikan untuk meringankan beban orang tua yang kurang mampu agar bisa menyekolahkan anak-anak kesayangannya.

IMG_1787Saat anak-anak belajar dibimbing Ibu Guru Har, atau nama lengkap beliau Suhartini, anak-anak terlihat antusias mengikuti pelajaran di hari itu. Mulai dari baris ber baris, berhitung, bernyanyi, mengenal warna, mengenal angka dan yang paling asyik main perosotan dan mandi bola. Sayang ditengah belajar itu anak-anak mulai berkipas-kipas, eh ternyata anak-anak kepanasan. Agaknya karena dana terbatas, pengurus belum membelikan kipas angin untuk menghembus angin semilir ketika anak-anak belajar. Biar mereka adem dan konsentrasi dalam belajar.

Selain itu, anak-anak ini juga belum pakai seragam. Menurut pengurus, bahan seragamnya sudah dibelikan dari dana donatur, tinggal lagi menjahitnya. Dan Bu Har juga berpesan, anak-anak harus ada buku paket dan majalahnya. Nah, ini juga harus dibelikan lagi oleh pengurus karena setiap bulan buku dan majalah akan berganti sesuai tema pengajaran.

Mudah-mudahan saja ada dermawan yang ingin berinvestasi untuk akhirat di bulan berkah ini, sehingga anak-anak dhuafa yang sekolah di TK Islam Al Daaris dapat belajar dengan baik dengan alat peraga yang lengkap, alat bermain yang mendidik dan buku paket yang lengkap pula. Termasuk uang kasih sayang untuk Bu Har yang mengajar per bulannya. Tentu tidak lupa sebuah kipas angin yang akan menyejukan mereka dalam belajar sampai masa depannya.

IMG_1792Kemurahan hati hamba Allah ditunggu melalui penitipan donasi melalui rekening : Maifil Eka Putra, Bank Mandiri 1020005039539. Jangan lupa mengkonfirmasi agar dana tak terpakai untuk pribadi, maklum rekening yayasan masih dalam proses. konfirmasi donasi bisa melalui pesan ke 081310876254, maifil[at]yahoo.com