Al Daaris Menjadi Sahabat Mardhotillah

logoyayasanokAlhamdulillah, Allah berkenan meridhoi seluruh kegiatan yang dilakukan selama ini. Kegaiatan-kegiatan sosial yang dilakukan mulai dari Bakti Sosial Pengobatan Gratis, Pendampinan Pasien Dhuafa untuk mendapatkan pengobatan yang layak, Dongeng Ceria, Sanggar Belajar Dhuafa, Rumah Baca dan terkahir mendirikan TK Islam Al Daaris.

Untuk memperkokoh jalannya kegiatan-kegiatan tersebut, tentunya diperlukan sebuah badan hukum yang menaunginya. Maka pengurus mencoba untuk menghimpun kekuatan untuk mendirikan Yayasan. Maka melalui Notaris Yobana Samial, SH, diajukan nama yayasan Al Daaris ke Kantor Menkumham sebagai pilihan utama.

Agaknya nama ini sudah ada yang memakai, sehingga Menkumham tidak menyetujui memakai nama yayasan Al Daaris dan menyetujui memakai nama Yayasan Sahabat Mardhotillah. Jadi, kini seluruh kegiatan komunitas Al Daaris selama ini, akhirnya berada dalam naungan Yayasan Sahabat Mardhotillah. Karena sudah terburu memakai nama Al Daaris sebagai nama program maka seperti TK tetap memakai nama TK Islam Al Daaris. Begitu juga nama sanggar dan kegiatan lainnya.

Yayasan Sahabat Mardotillah yang berarti Yayasan Sahabat yang selalu mencari keridhoan Allah ini, diaktakan oleh Notaris Yobana Samial, SH, No. 43, 24 Juni 2013, berkedudukan di Jl. Raya Centex RT08/10, Gang Darmaga No.35, Ciracas, Jakarta Timur. Semoga yayasan yang menjadi sahabat untuk berbagi ini sukses dan semakin lua menebar manfaat. Amin.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

RELATED POST

Sang Tunanetra Pengajar Ngaji Tunanetra dengan Al Quran Braile

Irmawati (27), terpilih menjadi salah satu penerima manfaat program Disabilitas Mandiri, kolaborasi Sariayu Martha Tilaar dengan Dompet Dhuafa, dalam memperingati…

Si Malang Akbar, Lahir Tanpa Bola Mata

CIPUTAT – Dambaan setiap orang untuk memiliki buah hati yang sempurna, begitu juga dengan keluarga Ali Rahmat Nasution (46) dan istrinya…

Wajah Negeriku

Dulu 1998, sempat menyaksikan bagaimana reformasi bergulir. Terjebak di antara kerusuhan, menyaksikan balada rakyat yang menjarah apa yang bisa di…

Meninggal Setelah Diruqyah

Hari ini Allah SWT, benar-benar memberikan iktibar yang luar biasa. Allah mengizikan Ana untuk datang ke rumah salah seorang saudara…

Google PR: 0
 · 
Alexa Rank: 0