suasana belajar di Sanggar Belajar Dhuafa, majelis Cilik3
suasana belajar di Sanggar Belajar Dhuafa, majelis Cilik3

 Sanggar Belajar Dhuafa (SBD), Majelis Cilik  Ciracas sudah dimulai dari pekan lalu. Anak-anak banyak yang antusias untuk mengikutinya, tercatat sudah 20 orang yang ikut ambil bagian. Berkemungkinan akan terus bertambah.

Berikut beberapa profil anak yang baru dapat diidentifikasi  :

1. Nama : M Rizki Fauzi

Umur : 8 th, SDN 07 Pagi kls 2
Nama orang tua : Poniran, pekerjaan buruh jahit, penghasilan hanya dari borongan dan itu kadang tak menentu. Ibunya juga menjahit di rumah tapi karena mempunyai bayi kadang-kadang tidak menerima jahitan.

Per hari pengeluaran Rp.30.000. Kakaknya yang pertama sudah berkeluarga dan mempunyai suami pekerja kuli dan mempunyai anak, kakaknya yang kedua duduk di bangku SMP. Walaupun sudah berkeluarga tetap tinggal satu rumah. Rizki anak ke 3 dari 4 bersaudara.

2. Nama : Fikri Rahmadani
Umur : 9 th, SDN 07 Pagi kls 2
Nama orang tua : Udin, pekerjaan buruh cuci steam di terminal, penghasilan berdasarkan banyaknya kendaraan yang dicuci. Selain dari pengeluaran pribadi, biasanya Udin hanya bisa menyisihkan Rp35.000 perhari untuk keluarganya. Pengeluaran di rumah ditambah biaya anak sekolah, pendapatan Udin kurang mencukupi. Hidup gali lubang tutup lubang, ibunya hanya sebagai ibu rumah tangga. Fikri anak ke 3 dari 3 bersaudara dan kakak-kakaknya masih bersekolah.

3. Nama : Ardiansyah
Umur : 6 th, TPA Nurul Jannah
Nama orang tua : Atet Yusuf, pekerjaan cleaning servis mall, penghasilan UMR perbulan, pengeluaran perharian Rp.30.000. Ibunya hanya sebagai ibu rumah tangga. Ardiansyah anak pertama dari dua bersaudara.

4. Nama : Aldi Maulana
Umur : 6 th 5 bulan, TPA Nurul Jannah dan tahun ini masuk SD
Nama orang tua : Nirih, pekerjaan ojek di pangkalan, penghasilan tak menentu kadang sehari hanya bisa membawa pulang uang Rp.20.000 , kadang hanya cukup untuk membeli beras seliter tanpa lauk. Ibunya hanya menjadi ibu rumah tangga karena tidak mempunyai ketrampilan dan sakit-sakitan. Aldi Maulana anak ke 2 dari 3 bersaudara.

5. Nama : Raehan
Umur : 5 th, TPA Nurul Jannah
Nama orang tua : Rojali, pekerjaan buruh material, penghasilan perhari Rp.25000, ibunya hanya mengurus rumah tangga sendiri. Raehan anak pertama dari 2 bersaudara.

6. Nama : Risma
Umur : 10 th, sekarang duduk di kls 3 SD
Nama orang tua : Danny ,pekerjaan buruh jahit sepatu borongan, perminggu pendapatan Rp.250.000, Ibunya berkerja sebagai pembantu rumah tangga dengan penghasilan Rp.300.000 perbulan, sedangkan Risma mempunyai adik tiga dan masih kecil-kecil. Rumah mengkontrak dengan bulanan Rp.300.000 belum termasuk listrik. Risma anak pertama dari empat bersaudara.
7. Nama : Maulida Nur Afifah
Umur : 11 th, duduk di bangku kls 4 SD
Nama orang tua : Saidi, pekerjaan karyawan tata usaha di koperasi sekolah,penghasilan UMR tergantung golongan, Ibunya hanya mengurus rumah tangga,pengeluaran perhari Rp.30000.Arifah anak pertama dari 2 bersaudara.

8. Nama : Raffli
Umur : 11 th, duduk di kelas 4 SD
Nama orang tua : Umi, pekerjaan buruh cuci dan menggosok pakaian di tiga rumah dengan pendapatan Rp.700.000 perbulan, pengeluaran lebih banyak karena Rafli dan adiknya mengkonsumsi nutrisi obat dan susu untuk pertumbuhan keduanya, adiknya mempunyai penyakit busung lapar dan cacingan sedangkan Raffli sendiri kurang nafsu makan. Mereka hidup berempat dengan neneknya yang sudah sakit-sakitan. Sedangkan ayah Raffli pergi meninggalkan mereka dan hidup dengan isteri baru, keberadaannya pun tidak diketahui. Raffli anak pertama dari 2 bersaudara.

9. Nama : Dwi Maulana
Umur : 12 th, sekarang duduk di bangku 5 SD
Nama orang tua : Maimunah, pekerjaan jualan nasi uduk dan gorengan keliling, penghasilan kalau di bagi rata-rata perhari bersihnya Rp.20.000 selebihnya di belikan lagi untuk bahan –bahan untuk jualan esok harinya. Ibunya seorang janda yang ditinggal mati suami. Dwi hidup bertiga dengan ibu dan kakaknya yang masih duduk di bangku SMP Kelas 2.
10. Nama : Aulia Safitri
Umur : 8 th, sekarang duduk di bangku kelas 2 SD
Nama orantua : Indah, pekerjaan pembantu rumah tangga, penghasilan Rp.600.000 perbulan. Aulia hidup bertiga dengan kakaknya dan ibunya, ayahnya telah lama meninggalkan mereka dan hidup terpisah entah di mana. Sedangkan ibunya yang bernama Indah menjadi tulang punggung kedua anaknya. Memang namanya indah tapi tidak seindah kehidupannya. Anaknya yang pertama tidak bisa melanjutkan kejenjang sekolah menengah atas karena tidak bisa melunasi pembayaran sekolah selama duduk di kelas tiga SMP, sedangkan ijasahnya tidak bisa di ambil selama karena belum melunasi tunggakan di sekolahnya. Aulia sendiri anak ke 2 dari 2 bersaudara.Mereka hidup dengan kehidupan yang serba kekurangan dengan mengkontrak rumah Rp.300.000 sebulan.

11. Nama : Hafizt
Umur : 7 th, masih duduk di kls 1
Nama orang tua : Hamdani, pekerjaan tak menentu ,kadang-kadang menjadi tukang ojek, kadang jadi tukang bangunan. Ibunya hanya di rumah mengurus ke empat buah hatinya. Hafizt anak ke dua dari 4 bersaudara .

12. Nama : Dinda
Umur : 6 tahun 5 bulan, masih duduk di TPA Nurul Jannah
Nama orang tua angkat : Nimin, pekerjaan kuli bangunan, penghasilan bagaimana orang memanggil. Dinda anak angkat yang di ambil dari adik pihak ibunya yang sekarang mengasuhnya.Susahnya Dinda mengikuti pelajaran di karenakan kurangnya pengarahan dan tidak bisa menyerap pelajaran dengan baik di sekolah.

13. Nama : GIlang
Umur : 7 th, duduk di bangku SD kelas 1
Nama orang tua : Erwin,pekerjaan buruh jahit sepatu, penghasilan tergantung borongan .Pendapatan perminggu dapat menghasilkan Rp.300.000 setiap borongan. Gilang anak ke 3 dari 6 bersaudara. Mereka mengkontrak rumah dengan tempat tinggal yang sangat kecil dengan 8 orang termasuk orang tuannya. Ibunya hanya mengasuh anak-anaknya di rumah saja.

 Bersambung….

 “MEREKA BUTUH KITA UNTUK MASA DEPAN YANG LEBIH BAIK”