Di Atas Paling Enak!

Sudah keenakan kali ya. BBM sih sudah turun, namun para pengelola angkutan tidak ikhlas menurunkan tarifnya. Coba kasih uang kurang dari ongkos yang telah dinaikan. Dipastikan kalau bukan matanya yang melotot, mulutnya yang menyemprot. Berbagai alasan memang membuat mereka bertahan. Katanya harga sembako tidak turun, harga onderdil juga tidak turun.

Emang, di negara kita agak aneh dibandingkan di negara lain. Kalau di negara kita kalau sudah di atas, kayaknya suka enggan untuk turun.  Lihat aja ketika Suharto jadi presiden, kalau nggak diturunkan ya tetap aja di situ. Gus Dur pun begitu, Mega apalagi, sudah turun malah mau naik lagi. Dan mungkin yang lainnya, pokoknya kalau sudah di atas paling enak dech.

Dolar ikut-ikutan, jangan ditanya. Kalau harganya sekali naik,  tetap aja susah turunnya. Pokoknya di atas paling enak!

One thought on “Di Atas Paling Enak!”

  1. tapi kalo saya liat-liat, lha ternyata spare partnya kendaraan ndak turun, mangkanya si sopir enggan nurunin tarip… katanya gitu sih. lha wong di kota saya hampir separuh angkutannya ngandang alias ga dijalanin karena ga kuat ama harga spare partnya, lagian penumpang milih beli motor *_*’

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.