Tentukan Sendiri Presidenmu

Tentukan sendiri presidenmu. Ya, mungkin itu yang tepat untuk dikatakan menghadapi Pemilu dan Pilpres 2009. Sebagai gambaran, calon-calon presiden yang populer di mata media belakangan ini sudah diteliti oleh lembaga MaknaInformasi.com. Itu khan kata media, kalau menurutmu ya silahkan menentukan sikap sendiri.

Berikut hasil penelitian lembaga yang fokus memahami makna dari informasi yang diperoleh melalui berbagai survey dan polling serta merumuskan strategi komunikasi yang tepat untuk kepentingan klien.

[scribd id=9412378 key=key-1dqnn0tl86rosyzczru2]

HADITS KETUJUH : AGAMA ITU NASIHAT

Dari Abu Ruqoyah Tamim Ad Daari radhiallahuanhu, sesungguhnya Rasulullah Muhammad SAW bersabda : Agama adalah nasehat(1-2), kami berkata : Kepada siapa ? beliau bersabda : Kepada Allah, kitab-Nya, Rasul-Nya dan kepada pemimpan kaum muslimin dan rakyatnya (3). (Riwayat Bukhori dan Muslim)
Continue reading “HADITS KETUJUH : AGAMA ITU NASIHAT”

Harga BBM Turun :Kebijakan Setengah Hatikah?

Pemerintah secara mendadak mengumumkan turunnya harga BBM (15/12/2008).  Tapi banyak kalangan meragukan kebijakan itu. Gugatan atas penetapan harga BBM juga disampaikan Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan. Partai oposisi ini menangkap ada ketidakjujuran dari pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono dan Jusuf Kalla dalam keputusan untuk menurunkan harga premium dari Rp 5.500 menjadi Rp 5.000 dan solar dari Rp 5.500 menjadi Rp 4.800 per liter. Continue reading “Harga BBM Turun :Kebijakan Setengah Hatikah?”

Rumahku Hampir Terbakar

Tengah malam, sepulang kerja, sesampai di rumah; bukan main terperanjatnya aku. Ketika pintu rumah di buka dan masuk satu langkah, ada bau yang tidak sedap. Dari dalam tercium bau gas.  Hidungku mulai kembang-kempis, mengendus-endus sumbernya dari mana? Sesaat kucoba keluar lagi, ternyata masih bau, kemudian mencoba mundur agak menjauh dari pintu, baunya pun berkurang. Kuputuskan untuk maju lagi dan masuk ke rumah, baunya semakin menyengat. Semakin ke dalam, semakin terasa dan sesampai di dapur baunya nggak ketolongan, menyesakan dada. Continue reading “Rumahku Hampir Terbakar”

Bush Dilempar Sepatu

Tentunya kita tidak mau bila mana rakyat yang kecewa di negeri kita ini melempar presiden dengan sepatu. Yang kita mau rakyat mendoakan presiden atau pemimpin lainnya panjang umur dan lama menjabat karena pemimpin itu sendiri yang membawa rakyat untuk mencintainya dengan segala ketulusan perjuangannya membawa rakyat untuk sejahtera.

[youtube=http://www.youtube.com/watch?v=C3e4GxvKDKg&hl=en&fs=1]
Inilah refleksi kekecewaan yang dalam dari rakyat Irak. Melalui seorang wartawan dalam jumpa pers dengan Bush dan perdana menteri Irak, kekecewaan dilahirkan lewat lemparan sepatu kepada Bush. Wartawan itu sempat melempar Bush dua kali sebelum akhirnya ia diringkus. Wartawan itu kecewa dengan jawaban Bush atas pertanyaannya, alasan Bush menginvasi Irak karena Irak dipastikan menyimpan dan mengembangkan senjata kimia. Ternyata sampai sekarang tuduhan Bush itu tidak terbukti. Sementara Irak sudah porak- poranda karena serangan pasukan Amerika dan sekutunya itu. Continue reading “Bush Dilempar Sepatu”

Karena Kita Tidak Terlepas dari Perempuan

Ada yang menarik dua hari lalu. Aku berada di tengah-tengah komunitas yang peduli. Tentunya peduli dengan berbagai hal. Aku menyebutnya masyarakat pilihan karena mereka merupakan segelintir dari masyarakat yang sehari-hari menghabiskan waktunya untuk memikirkan pembangunan dan perkembangan masyarakat lainnya. Dalam hal ini mereka memikirkan dan berbuat secara bersama-sama membela masyarakat marginal, membela hak-hak perempuan, anti kekerasan dan membela hak-hak UKM. Mereka berasal dari Jakarta dan ada pula yang dari Jogjakarta. Continue reading “Karena Kita Tidak Terlepas dari Perempuan”

Jamaah Surau Kesurupan

Seperti biasa, ba’da shalat shubuh setelah berdoa secara masing-masing, aku memberikan wejangan singkat tentang beberapa pemahaman ayat al Quran. Dilanjutkan dengan mengulang hapalan zikir pagi dan sore Rasulullah yang terhimpun dalam kitab Al Matsurat Hasan al Banna.

Semula aku tidak mengira, kalau ibu-ibu dan bapak-bapak yang terbilang sudah nenek-nenek dan kakek-kakek itu akan mampu menghapal zikir-zikir itu. Mulai dari menghapal ayat-ayat pendek yang dianjurkan sampai doa-doa zikir Rasulullah pagi dan petang itu. Allah SWT melihatkan kebesaran-Nya –meski sudah nenek-nenek dan kakek-kakek– dalam waktu 6 bulan dengan cara diulang setiap subuh akhirnya semua jamaah berhasil menghapalnya.
Continue reading “Jamaah Surau Kesurupan”

Diary

Satuhal yang paling berkesan waktu masih duduk di SLTP adalah pelajaran dari pamanku. Ia mengajarkanku untuk menulis diary. Catatan harian dari seluruh kegiatan yang ku lakukan setiap harinya. Dari pagi hingga tidur. Sebelum tidur aku membacanya kembali dan mengevaluasi mana waktuku yang produktif dan mana pula yang sia-sia.

Pelajaran dari pamanku itu luar biasa manfaatnya untuk mendidikku. Ketika paman ataupun orang tuaku bertemu denganku, di saat santai setelah makan malam. Mereka membacanya. Setelah itu mereka memberikan komentar dan nasehat-nasehat, ada yang dituliskan di buku itu ada pula yang disampaikan secara langsung.

Tentunya di saat umur tersebut, aku belum bercerita tentang gejolak emosi remaja, Karena aku masih kecil dan belum mengerti dengan hal yang seperti anak SLTP sekarang lakukan. Aku pun merasakan manfaat diary itu untuk memacuku lebih banyak berbuat psositf seperti membantu nenek, mengulang pelajaran dan membaca buku.

Yang terkadang membuat aku tertawa dan tersenyum sendiri mengenang diary itu adalah aku menulis diary bukan di buku diary yang sudah ada seperti sekarang. Akan tetapi aku menulisnya di buku tulis isi 40 halaman atau 18 halaman. Maklum aku tinggal di desa dan jauh dari toko buku.

Meski demikian aku tidak pernah berhenti melakukan aktivitas itu hingga lulus SMA. Ketika SMA aku sudah menuliskan kegitan harian ke buku agenda atau diary yang sudah di jual di toko buku. Di SLTP pernah kawan-kawanku menemukan diaryku. Dasar usil ia membacakannya di depan kelas dan memberikan ke guru. Katanya buku itu ia temukan, padahal ia sendiri yang mengambil dilaci mejaku di jam istirahat. Aku malu dan tersipu, tapi terobati juga dengan pujian guru yang menyuruh teman-teman yang lain meniru.

Di masa SMA diaryku itu juga pernah hilang beberapa hari secara mysterius. Setelah itu kembali secara mysterius juga. Sekembalinya diaryku, aku baru tahu ada seorang gadis yang suka padaku dan mengungkapkan seluruh isi hatinya di halaman-halaman diaryku. Ia menasehatiku dan memberi sinyal untuk lebih dekat padanya. Sayang aku hanya bisa menebak siapa wanita itu. Sampai saat ini Ia masih mysterius, karena ia tidak ada menuliskan namanya di diary itu.

Aku menanggapi hal itu antara senyum dan malu. Senyum –karena– ternyata ada orang yang diam-diam menyukaiku. Malu karena aktivitas dan gejolak emosiku diketahui orang lain. Dan memang gejolak emosi yang kutuliskan di diary tidak ada menyangkut perempuan, karena aku tahu diri. Aku bertekad tidak akan pacaran sampai misi pendidikanku selesai. Aku anak pertama dari 8 bersaudara, yang harus menjadi contoh bagi adik-adikku. Aku harus sukses, begitu tekadku. Karena itu gejolak Emosi yang ku tulis adalah bagaimana aku berjuang untuk mencapai kesuksesan dengan menafikan hal-hal yang ku anggap belum perlu.

Itulah diari sudah menjadi catatan sejarah dari perkembangan hidupku.Dengannya aku tumbuh dan dengannya pula aku bisa bercerita tentang segala rasa yang terpendam.

HADITS KEENAM : MENJAGA KESUCIAN JIWA

Dari Abu Abdillah Nu’man bin Basyir radhiallahuanhu dia berkata: Saya mendengar Rasulullah SAW bersabda: Sesungguhnya yang halal itu jelas dan yang haram itu jelas. Diantara keduanya terdapat perkara-perkara yang syubhat (samar-samar) yang tidak diketahui oleh orang banyak. Maka siapa yang takut terhadap syubhat berarti dia telah menyelamatkan agama dan kehormatannya. Continue reading “HADITS KEENAM : MENJAGA KESUCIAN JIWA”

Ibrah dari Ibrahim

3087217226_b223a09be4_oIbrahim A.S adalah manusia dari sejak kecilnya sudah yakin dengan Tuhan yang tunggal yaitu Allah SWT, meski ia lahir dari bapaknya seorang pematung yang menghasilkan karya untuk di sembah masyarakat Babilonia. Seperti kita lihat bagaimana ia berhadapan dengan Raja Namrudz Raja Babilonia, ia dengan tegas mengatakan tidak mempertuhankan selain Allah SWT termasuk Namrudz (Al Baqarah 258). Continue reading “Ibrah dari Ibrahim”